082372227888 support@funchicken.net

Masyarakat modern saat ini memiliki gaya hidup yang serba cepat. Segala hal yang mereka butuhkan dalam menjalankan kehidupannya harus tersedia dan dipenuhi dengan cepat. Hal ini dipengaruhi oleh pekerjaan yang menumpuk dan kurangnya jam untuk beristirahat.

Mau tidak mau, segala kebutuhan yang mereka miliki harus tersedia dengan cepat. Salah satu hal yang harus mereka penuhi dalam waktu yang singkat adalah kebutuhan pangan.

Melihat kebutuhan pangan masyarakat yang harus tersedia dalam waktu singkat, kini banyak pihak yang membuka bisnis fried chicken sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

Banyaknya gerai fried chicken yang ada di setiap sudut kota membuktikan bahwa usaha tersebut akan mendatangkan banyak keuntungan meskipun terjadi persaingan antar pengusaha ayam goreng.

Dalam menjalankan waralaba fried chicken, dibutuhkan persiapan yang matang. Persiapan yang matang akan memudahkan pembisnis menjalankan bisnis mereka tanpa halangan yang merugikan nantinya.

Seperti yang diketahui, bisnis ini tidak hanya menjalankan satu atau dua gerai saja melainkan juga ratusan hingga ribuan gerai yang tersebar merata di setiap wilayah Indonesia. Berikut beberapa persiapan yang harus dipersiapan secara matang guna menjalankan franchise ayam goreng:

  • Adanya investor yang siap dengan dana yang ada.
  • Memiliki mitra kerja yang handal di bidang manajemen.
  • Memiliki manajemen pemasaran yang baik.
  • Memiliki sumber daya manusia yang baik.
  • Memiliki sistem operasional yang baik.
  • Memastikan produk yang dibuat memiliki kualitas yang baik.

Pertimbangan yang Harus Dipenuhi Saat Memilih Investor

Pertama kali saat seseorang akan menjalankan usaha fried chicken, hal akan kesiapan dana merupakan hal wajib yang harus dipikirkan. Tanpa adanya dana, usaha tersebut tidak akan berjalan semestinya.

Karena usaha ini merupakan usaha skala besar, para investor merupakan jalan keluar terbaik yang harus dipilih dalam mengatasi permasahan dana. Investor yang dipilih tidak harus menguasai bisnis dengan baik.

Seiring berjalannya waktu, mereka akan menguasai bisnis dengan sendirinya dengan melihat bagaimana perkembangan yang terjadi pada bisnis yang mereka kembangkan.

Investor yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis adalah mereka yang mampu menyuntikan dana pada kegiatan yang akan dijalankan. Tidak hanya itu, sebagai mitra bisnis,  pengusaha juga harus memilih investor yang mampu dipercaya akan kesiapan dana yang mereka berikan.

Kualitas Sumber Daya Manusia yang Baik

Tidak hanya memiliki investor yang bertanggung jawab saja, memiliki sumber daya manusia juga perlu dimiliki para pengusaha agar usaha ayam goreng yang dijalankan mampu bersaing dalam waktu yang lama.

Sumber daya manusia yang baik mampu menciptakan citra masyarakat yang akan menarik mereka untuk selalu datang ke gerai ayam goreng yang ada di lingkungan mereka. Keramah tamahan pekerja dan sistem manajemen yang baik membuat pelanggan merasa puas akan layanan yang mereka dapatkan.

Untuk itulah, dalam menjalankan bisnis skala besar ini pengusaha diharuskan cakap dalam menilai pegawai yang akan dipekerjakan. Mereka harus cakap dalam bekerja dan cakap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sistem manajemen juga harus diperhatikan dengan seksama agar usaha dapat terus mengalami peningkatan.

Menjual Produk yang Berkualitas Baik

Kepuasan pelanggan menjadi faktor terpenting dalam menjalankan bisnis makanan. Kepuasan akan produk merupakan hal yang paling mudah dilihat dari raut pelanggan. Dalam kasus bisnis ayam goreng, kualitas ayam menjadi poin terpenting.

Ayam yang digunakan harus memiliki kualitas yang baik. Besar ayam, kesehatan ayam hingga usia ayam menjadi penentu apakah ayam tersebut masuk ke dalam kategori ayam yang patut dijadikan ayam goreng.

Tidak hanya masalah ayam saja, kualitas bahan pendukung seperti tepung, telur dan saos merupakan hal yang benar-benar harus diperhatikan. Kesiapan kualitas bahan-bahan tersebut dipastikan akan membuat pelanggan merasa puas akan ayam goreng yang mereka konsumsi.

Sistem Pemasaran yang Tepat

Jika masalah dana, perencanaan, sumber daya manusia dan kualitas produk telah dipenuhi, masalah lainnya yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis ayam goreng adalah sistem pemasaran.

Masyarakat diharapkan mengenal dengan baik akan produk ayam goreng yang ada di dalam list. Sudah menjadi masalah tersendiri bagi penguasaha dalam memberikan informasi kepada masyarakat dalam mengenalkan produk yang mereka miliki.

Untuk mengenalkan produk baru, pengusaha akan membuat sebuah poster yang ditempelkan di sudut gerai agar masyarakat dapat mengetahuinya melalui poster tersebut. Pengusaha juga dapat menggunakan jasa iklan di televisi untuk mengenalkan produk terbaru mereka kepada masyarakat. Melalui langkah ini, masyarakat dapat dengan cepat mengetahui informasi yang diberikan karena akan ditayangkan secara berulang oleh pihak televisi.

Jika memutuskan menggunakan jasa iklan di televisi, pengusaha harus mempersiapkan dana lebih untuk membayar biaya iklan tersebut. Di saat seperti inilah peran investor sangat dibutuhkan.

Dengan menggunakan dana yang mereka berikan, pengusaha dapat menggunakan uang tersebut untuk membiayai biaya iklan tanpa harus menggunakan dana operasional gerai. Dengan begitu, kebutuhan akan setiap gerai ayam goreng dapat terpenuhi tanpa ada gangguan yang berarti.

Meskipun begitu , ada saja hal yang kerap kali mengganjal bisnis ayam goreng yang sedang dijalankan, diantaranya:

  • Ijin pembangunan gerai yang sulit di dapatkan.
  • Sulitnya mendapatkan mitra kerja yang cakap pada bidang tertentu.
  • Pemasaran produk yang kurang maksimal.
  • Pengenalan masyarakat akan produk yang kurang.
  • Daya tahan ayam goreng yang tidak bertahan lama.

Seperti yang telah diketahui, ijin untuk membangun sebuah bangunan tidak mudah seperti dulu lagi. Semakin sempitnya lahan kosong menjadi alasan mengapa ijin membuat bangunan baru menjadi sulit apalagi jika bangunan tersebut akan dijadikan bahan usaha.

Cek detail bisnis ayam goreng di sini.

Untuk mengatasi hal tersebut, pengusaha harus melihat dengan jeli akan kesempatan yang ada. Pengusaha harus melihat apakah lokasi bangunan merupakan lokasi yang strategis apa tidak. Ada baiknya jika tidak membangun bangunan dalam jarak yang berdekatan.

Selain tidak menguntungkan, ijin membangun bangunan tersebut tidak akan diperbolehkan oleh pemerintahan setempat. Karena itulah, pengenalan lokasi harus dikuasai oleh mereka yang ingin membangun sebuah usaha.

Kendala lain yang sering terjadi adalah sulitnya mendapatkan mitra kerja yang cakap. Untuk mendapatkan mitra kerja yang sesuai, membuka lowongan kerja secara terbuka lebih dianjurkan.

Pengusaha akan mendapatkan cikal bakal mitra kerja yang mumpuni dari segala bidang. Masalah lainnya yang menjadi kendala dalam bisnis ayam goreng adalah ketahana ayam goreng itu sendiri. Guna menghindari dari kerugian, pengusaha membutuhkan perencaan yang matang dalam menyediakan jumlah ayam yang tepat.

Penyediaan ayam dapat dilihat dari berapa jumlah ayam goreng yang terjual dalam satu hari. Dengan begitu, pengusaha dapat mengira jumlah ayam yang harus disediakan setiap harinya agar tidak ada yang terbuang. Dalam mengatur perencanaan tersebut, pengusaha membutuhkan tenaga manajemen yang mumpuni.

Tentunya tenaga manajemen tersebut telah didapatkan dari proses seleksi penerimaan tenaga kerja sebelumnya. Jika segala persiapan telah disiapkan secara matang, usaha ayam goreng yang sedang dijalankan akan berjalan sesuai rencana.

Cek detail bisnis ayam goreng di sini.